Laporan Kunjungan Ilmiah batan

KATA PENGANTAR

Kunjungan Ilmiah mahasiswa merupakan bentuk kegiatan akademis yang dimaksudkan untuk membekali ketrampilan kepada Mahasiswa mengenai aplikasi materi yang didapat dibangku kuliah. Pelaksanaan Kunjungan Ilmiah sendiri, dilaksanakan dengan kerja sama antara pihak Universitas dan pihak – pihak yang akan dijadikan obyek Kunjungan Ilmiah . Dikarenakan hal tersebut maka penulis pelaksana mengucapkan banyak ucapan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. Ahmad Mursyidi, M.Sc. Apt, selaku Direktur Pasca Sarjana Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
2. Dr. Moh. Thoifur, M.Si, selaku Ketua Program Studi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
3. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional cabang Yogyakarta
4. Dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan dan kerja samanya bagi kesusksesan kegiatan Kunjungan Ilmiah Magister Pendidikan Fisika Tahun 2011.

Atas perhatian dan kerja samanya sehingga pelaksanaan kegiatan Kunjungan Ilmiah Magister Pendidikan Fisika Tahun 2011, dapat berjalan dengan lancar. Dalam laporan ini kami menyadari masih banyak kekurangan dalam kegiatan Kunjungan Ilmiah Magister Pendidikan Fisika Tahun 2011. Namun, kami berharap dari kegiatan Kunjungan Ilmiah Magister Pendidikan Fisika Tahun 2011 dapat memberikan sumbangan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya.

Yogyakarta, 9 Juli 2011

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam menindak lanjuti mata kuliah sertifikasi keahlian tentang tennologi nuklir dan aplikasinya, maka program pasca sarjana pendidikan fisika UAD melakukan kunjungan ilmiah ke BATAN Yogyakarta. Karena hanya dengan belajar dibangku kuliah, tidaklah cukup untuk membekali Mahasiswa agar memiliki kemampuan yang memadai. Perlu adanya praktek secara nyata sebagai pengalaman aplikatif.
Untuk membangun kemampuan praktik tersebut, maka Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman kerja secara langsung. Sehingga dengan alasan tersebut kegiatan Kunjungan Ilmiah dilaksanakan.
Kunjungan Ilmiah merupakan kegiatan intrakurikuler dalam bentuk pengabdian pada masyarakat, khusus jenjang Pasca Sarjana (S2). Dengan kegiatan ini Mahasiswa diharapkan akan memiliki kemampuan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa Indonesia.

B. TUJUAN
Tujuan dari kegiatan Kunjungan Ilmiah Prodi Magister Pendidikan Fisika FKIP Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta tahun 2011 ini antara lain:
1. Meningkatkan pengetahuan praktis dalam disiplin ilmu yang dipelajari sehingga dapat lebih memahami serta mengaplikasikan antara teori dan praktek.
2. Memberi gambaran secara aplikasi mengenai materi teknologi nuklir.

3. Menambah pengetahuan, pengalaman, wawasan Mahasiswa dalam bidang teknologi nuklir.
4. Memberikan kesempatan kepada Mahasiswa agar menjadi innovator, motivator dan problem solver dalam menyikapi setiap permasalahan baik dalam masyarakat ataupun lingkungan kerja.

BAB II
PROFIL INSTITUSI OBYEK KUNJUNGAN ILMIAH

A. BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL
1. Sejarah Pusat Teknologi Akselerator Dan Proses Bahan
Pusat Teknologi Akselerator Dan Proses Bahan (PTAPB) adalah institusi litbang dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang berlokasi di Yogya¬karta. Dibangun pada tahun 1973, pada waktu itu bernama Pusat Penelitian Gama (Puslit Gama). Tahun 1980 institusi ini berganti nama menjadi Pusat Penelitian Bahan Murni dan Instrumentasi (PPBMI) sampai dengan tahun 1985, dan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 82 tahun 1985 nama PPBMI diganti menjadi Pusat menjadi Pusat Penelitian Nuklir Yogyakarta (PPNY).
Dengan diundangkannya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1997 tentang ketenaga¬nukliran, BATAN mengadakan reorganisasi. Seba¬gai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 197 tahun 1998 tentang Badan Tenaga Nuklir Nasional Kepala BATAN membuat surat keputusan nomor 73/KA/IV/1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja BATAN, PPNY diganti namanya menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Maju (P3TM). Sehubungan dengan adanya reorganisasi Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang diatur dengan peraturan Kepala BATAN Nomor 392/KA/XI/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja BATAN. maka institusi P3TM berganti nama menjadi Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB). Peralatan utama litbang dan laboratorium penun¬jang serta fasilitas layanan administrasi PTAPB berada pada bangunan gedung-gedung yang menempati lahan seluas 17.000 m.
a. Bidang Kimia dan Teknologi Proses Bahan
Bidang Kimia clan Teknologi Proses Bahan mempunyai tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang kimia clan teknologi proses bahan industri nuklir, dengan program penelitian dan pengembangan :
1). Pengembangan teknologi proses bahan bakar RST (kernel UO2).
2). Pengembangan teknologi proses bahan dukung reaktor.
3). Pengembangan teknologi proses bahan strategis untuk industri, bahan energi baru dan terbarukan untuk solar Cells
4). Pengembangan teknologi proses pengolahan limbah Radioaktifdan

b. Bidang Reaktor
Bidang Reaktor mempunyai tugas melaksanakan pelayanan pendayagunaan reaktor riset, dengan program:
1). Pengembangan teknologi aktivasi neutron untuk analisis produk industri, biologi, kesehatan dan lingkungan
2). Radiografi neutron.
Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Reaktor terdiri dari :
1). Subbidang Perencanaan Operasi dan Akuntansi Bahan Bakar mempunyai tugas melakukan perencanaan operasi serta pengelolaan elemen bakar reaktor dan akuntansi bahan nuklir.
2). Subbidang Operasi dan Perawatan reaktor mempunyai tugas melakukan pengoperasian, perawatan dan penda¬yagunaan reaktor.

c. Bidang Elektromagnetik
Dalam unit ini didapatkan pengetahuan tentang alat2 pencacah berbagaimacam radiasi dan juga alat renografi yang mendeteksi dan mendiagnosa kondisi ginjal. Alat-alat yang dipamerkan dalam unit ini merupakan hasil pengembangan unit atau bidang eletromagnetik yang ada di BATAN Yogyakarta. Adapun tugas-tugas utama dari bidang elektromagnetik antara lain.
1). Pelaksanaan pelayanan rancang bangun dan konstruksi;
2). Pelaksanaan pelayanan perbaikan dan perawatan peralatan elektronik dan elektromekanik;
3). Pelaksanaan pelayanan prasarana dan sarana penelitian dan pengembangan.

BAB III
PELAKSANAAN
KUNJUNGAN ILMIAH

A. KUNJUNGAN ILMIAH DI BATAN
Obyek yang dikunjungi adalah BATAN cabang Yogyakarata tepatnya di jalan Babasari Provinsi Yogyakarta. Perjalanan dari UAD tercinta memakan waktu kurang lebih selama 30 menit. Pada pukul 8.30 pagi rombongan mendapatkan penjelasan mengenai cara kerja reaktor Kartini. Dalam kesempatan ini para peserta Kunjungan Ilmiah diberi kesempatan untuk bertanya mengenai sistem atau cara kerja reactor Kartini yang dimiliki oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan Badan Tenaga Atom Nasional cabang Yogyakarta. Dari penjelasan yang diberikan, para peserta mendapatkan pengetahuan tentang komponen – komponen yang digunakan dalam reactor Kartini. Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai bagaimana jalannya reaksi neutron didalam reactor.
Di Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan Badan Tenaga Atom Nasional cabang Yogyakarta terdapat sebuah reaktor Kartini, dimana reaktor ini mempunyai fungsi dalam proses penelitian. Reaktor ini digunakan untuk meneliti kandungan – kandungan yang terdapat didalam suatu sampel penelitian yang nantinya akan dikaji lebih lanjut.
Komponen utama dalam reaktor ini adalah teras reactor yang didalamnya berisi bahan bakar reaktor serta air sebagai pengisi diantara bahan ban bakar. Ketika neutron diproduksi dan dilepaskan melewati bahan – bakar reactor yang berupa Uraium 235 (U235) maka akan terjadi pembelahan unsur uranium jika neutron yang melewatinya adalah neutron termal. Neutron yang pertama kali diproduksi memiliki tingkat energi 2 eV. Dan didalam reactor terdistribusi sekitar 2 eV sampai dengan 100 eV. Untuk itu tingkat energi neutron harus diturunkan, dengan cara mengisi teras reactor dengan air tanpa mineral. Dalam hal ini air berfungsi sebagai penurun energi neutron sehingga neutron menjadi neutron termal.
Bahan bakar reactor diletakkan pada kedalaman 6 meter dari permukaan air. Hal ini berfungsi agar radiasi tidak mempu menembus kearah vertikal. Sedangkan teras reactor sendiri dibuat dari semen homogen yang memiliki ketebalan sekitar 3 meter. Hal ini dimaksudkan agar radiasi tidak dapat menembus kearah horizontal.
Teras reactor kartini dijalankan melalui ruang control yang berada disebelah ruang reactor. Semua sistem dari sistem sirkulasi hingga sistem detector air mulai dari suhu hingga tingkat keasaman dari air yang digunakan dalam teras reactor diatur melalui sistem pipa disekeliling reactor. Pengaktivan teras reactor menggunakan tongkat kendali yang digerakan dari atas teras reactor.
Dalam bekerja dengan reactor Kartini para karyawan dilengkapi dengan detector yang digunakan untuk mendeteksi berapakah tingkat radiasi yang diterima karyawan yang bekerja secara langsung dengan reactor. Detector ini dicek kembali setelah 3 bulan. Sehingga keselamatan kerja merupakan hal yang sangat diperhatikan.
Perawatan Reaktor Kartini dilaksanakan secara berkala. Mulai dari sistem sirkulasi air dan pergantian bahan bakar reactor dilaksanakan dengan seksama dan hati – hati. Hal ini dikarenakan jika terjadi kesalahan dalam sistem akan menimbulkan berbagai bahaya seperti kebocoran radiasi dan lainnya.
Dari Kunjungan Ilmiah ke Batan cabang Yogyakarta para peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan berbagai pengetahuan tentang gambaran penggunaan nuklir. Nuklir dapat digunakan untuk berbagai keperluan manusia. Salah satu yang telah dilaksanakan di Batan adalah penelitian penggunaan Nuklir untuk meningkatkan hasil pertanian dan peternakan di Indonesia. Banyak manfaat yang dapat diambil dari penggunaan energi Nuklir. Sehingga tantangan kedepan adalah seberapa jauh kita mampu menggunakan tehnologi Nuklir. Dengan perawatan dan sistem proteksi yang tepat maka teknologi Nuklir akan aman dimanfaatkan untuk kehidupan sehari – hari. Sehingga tidak ada alasan untuk takut memanfaatkan teknologi nuklir.
1. Manfaat yang dapat diambil setelah berkunjung di BATAN cabang Yogyakarta.
Setelah berkunjung ke BATAN cabang Yogyakarta, para peserta mendapatkan berbagai manfaat antara lain:
a. Peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan pengetahuan dasar mengenai tehnologi nuklir.
b. Peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan teras reactor Kartini yang terdapat di BATAN cabang Yogyakarta.
c. Peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan kesempatan untuk mengetahui sistem kerja reactor Kartini dan dasar – dasar reaksi nuklir didalam reaktor.
d. Peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan pengetahuan cara mengoperasikan reactor Kartini di BATAN cabang Yogyakarta untuk berbagai keperluan seperti penelitian dan sebagainya.
e. Peserta Kunjungan Ilmiah mendapatkan pengetahuan bagaimana cara bekerja dengan reactor dan hal – hal apa saja yang harus diperhatikan untuk menjaga keselamatan kerja.

BAB IV
PENUTUP

Kegiatan Kunjungan Ilmiah merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh Mahasiswa jenjang S2 dalam rangka menyelesaikan pendidikannya. Kegiatan Kunjungan Ilmiah berfungsi untuk menambah ketrampilan dan kemampuan dari pesertanya dalam mengaplikasikan teori – teori yang telah dipelajari di bangku Universitas untuk dikembangkan dan diterapkan serta dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
Sehingga dalam rangka pelaksanaan kegiatan Kunjungan Ilmiah perlu dipersiapkan dengan baik mulai dari perencanaan, menetapkan obyek Kunjungan Ilmiah , persiapan, administrasi dan perijinan hingga pada penyusunan Kunjungan Ilmiah . Sehingga setelah mengikuti kegiatan Kunjungan Ilmiah , Mahasiswa benar – benar mendapatkan tambahan ketrampilan dan pengatahuan terapan yang nyata. Selain itu kegiatan Kunjungan Ilmiah ini juga berfungsi untuk meningkatkan kerja sama antara pihak Universitas dengan instansi obyek Kunjungan Ilmiah . Hal ini akan menjadi momen untuk saling meningkatkan kualitas antara pihak Universitas dan instansi obyek yang dijadikan tujuan Kunjungan Ilmiah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan Kunjungan Ilmiah juga akan memberikan bekal ketrampilan yang nyata kepada Mahasiswa dalam mengaplikasikan teori – teori yang didapatnya dibangku kuliah.

Posted on 15 Juli 2011, in Liat Kategori Blog. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: